Home » , , , » CERITA SEX ML DENGAN PACAR ANAKKU YANG SEKSI

CERITA SEX ML DENGAN PACAR ANAKKU YANG SEKSI

Posted by VGIRLS.INFO on Senin, 22 Mei 2017

Texaspoker Rgopoker

CERITA SEX ML DENGAN PACAR ANAKKU YANG SEKSI

CERITA SEX ML DENGAN PACAR ANAKKU YANG SEKSI


Baca Sex - Tante Rina yang saat itu diantar oleh pacar anaknya untuk mengambil kartu berobat dirumahnya, entah setan apa yang merasuki Tante Rina sampai-sampai dia tega mengoda pacar anaknya dan mengajak pacar anaknya ML dirumahnya. Ingin Tahu kelanjutanya para pembaca ??? langsung saja simak cerita dibawah ini !!!

Panggil saja aku tante Rena, aku berusia 35 tahun aku sudah memiliki 2 anak. Anak ku yang pertama baru saja masuk kuliah namanya Adisti dan yang kedua Rehan masih duduk dibangku SMP. Aku menikah dengan suamiku sudah 15 tahun. Lika liku kehidupan yang sangat pilu sudah aku lewati. Dulu aku orang yang memilki segalanya.

Karena suamiku difonis mengidap penyakit stroke dia sudah menghabiskan semua harta yang aku miliki. Dulu aku dan anakku bergelimang harta apa saja aku miliki. Anakku tidak kurang suatu apapun, entah penyakit itu menghabiskan banyak biaya. Namun suamiku juga tidak sembuh, sekarang dia hanya bisa terbaring di tempat tidur saja.

Dia tidak bisa apa-apa, hanya diurus oleh tetanggaku yang sudah biasa merawat orang sakit. Aku tidak bisa merawatnya karena aku harus bekerja mencukupi kebutuhan anak-anakku. Aku bekerja di swalayan bagian marketing. Berangkat pagi pulang siang tidak terlalu larut. Karena kerjaanku sangat ringan, hanya mengawasi dan memasarkan saja.

Aku sudah memiliki anak buah untuk pemasaran jadi aku hanya menerima laporan saja.Pekerjaan itu sudah aku tekuni selama 3 tahun, aku harus mencukupi kebutuhan suami dan anak-anak. Sekolah hingga anak pertamaku bisa berkuliah di salah satu universitas terkenal. Beruntung anakku lumayan pintar selalu dapat beasiswa.

Sekarang aku pun jarang membawa suamiku control karena keterbasan biaya. Aku juga sudah nekat berselingkuh dengan atasanku. Mendapat kenikmatan yang 7 tahun tidak aku nikmati semenjak suamiku sakit. Penisnya tidak dapat berfungsi lagi tidak dapat berdiri tegak layaknya lelaki normal. Berselingkuh tidak hanya mendapat kepuasan semata, aku juga meminta imbalan berupa uang.
Tidak mungkin aku hanya mengandalkan gaji saja, itu tidak cukup bagiku. Pastinya akumeminta lebih untuk mencukupi kebutuhanku sehari-hari. Atasanku menjalin hubungan dengan aku sudah sangat lama. Aku bisa selalu terlihat cantik dan kinclong itu karena perawatan. Selingkuhanku namanya Edi dia yang membiayai hidupku hingga saat ini.

Aku menyadari bahwa slingkuh itu indah, ini sudah aku buktikan. Sampai saat ini tidak ada seorangpun yang tahu tentang hubungan itu. Aku berusaha bermain dengan rapi agar anak-anak tidak tahu. Aku tega berbuat seperti ini demi mereka agar selalu cukup dan tidak merasa kekurangan. Apalagi Adisti sudah kuliah itu juga biasa dari mas Edi yang membantu aku.



KLIK TO PLAY


Kadang Adisti bertaanya-tanya denganku berapa gaji dan semua dia tanyakan. Dia curiga aku bisa menguliahkan dia, namun aku seklalu meyakinkan dia agar tidak berfikiran buruk tentang mamanya. Waktu itu Adisti masuk pertama kuliah, dia terlihat sangat senang. Aku meneteskan airmata dia sangat bahagia masuk kuliah. Aku bangga memiliki dia , selalu menerima apa adanya,
“ Mah berangkat kuliah dulu ya… , ” sambil mencium tanganku.

“ Ya nak… , ”
Adisti berangkat kuliah aku berangkat kerja seperti biasa. Di jalan aku selalu kepikiran Adisti dia belum ngabari udah sampek kampus belum. Aku khawatir karena Jakarta itu kejam dia berangkat sendiri naik angkot. hPku berbunyi dan Adisti memberi kabar kalau dia sudah sampai di kampus, aku sudah lega. Singkat cerita waktu berjalan dengan sangat cepat.
Tidak terasa dia sudah 1 semester menjalani kuliah sesuai pilihannya. Dia membawa cowok kenalan dia datang ke rumah. Cowok itu namanya, Ryan dia anak pengusaha kaya datang saja membawa mobil,
“ Silahkan masuk, siapa ya?, ”
“ Saya teman Adisti tante satu kampus.., ”
“ Oh iya namanya siapa ya nak..?, ”
“ Saya Ryan tante.., ”

Aku memandangi pria muda itu hingga benggong, nggak tahu kenapa aku kepikiran pria itu. setelah di rumah sekitar satu jam, Ryan berpamitan harus pulang karena waktu sudah larut. Setelah Ryan pulang, Adisti bercerita dia adalah teman dekatnya. Ryan menyukai Adisti dan mereka berpacaran baru 2 bulan,
“ Mamah setuju banget nak, dia sopan kok baik lagi yang penting jaga diri ya nak… , ”
“ Iya mah pasti, makasih ya mah… , ”

Dia sudah mengetahui keadaan keluargaku dan menerima anakku apa adanya. Aku takut kalau pria mendekati anakku nanti ragu melihat keadaanku yang biasa saja. Ketika itu suamiku masuk Rumah sakit karena sesak aku membawanya dengan sebuah angkot. Aku tidak dapat ruangan karena penuh, yang ada ruangan VVIP biayanya sangat mahal aku tidak mampu.

Aku menelfon mas Edi untuk mendapat bantuan, akhirnya dia membantuku dan suamiku dirawat diruang VVIP biaya semuanya ditanggung mas Edi. Aku bersyukur banget mas Edi mau mebantu dan mengetahui keadaanku yang sebenarnya. Padahal sehari saja 750 itu kamar aja belum perawatan yang lain. Semua biaya perawatn suamiku ditanggung mas Edi.

Saat itu aku segera mengurus administrasinya untuk rawat inap suamiku. Keadaannya sudah sangat parah, setelah mendapat bantuan oksigen dia kembali pulih. Aku masuk keruangan perawatan yang sangat bagus itu. Ada tempat tidur kamar dan kulkas serba ada di ruangan ini. Membuat nyaman yang menjaga suamiku.
Adisti menyusul aku ke rumah sakit dia terkejut melihat ruangan papahnya,
“ Mah kok dikamar VVIP sih, biayanya kan mahal mah.., ” tanya anakku.

“ Tenang nak semua demi papa ruangan penuh ini mama potong gaji yang membayar bos mamah.., ”
“ Oh gitu ya mah, kamu dianter Ryan ya nak?, ”
“ Iya mah dia masih cari tempat parkir soalnya penuh.., ”
Setelah beberpa menit Ryan masuk ke ruangan, aku masih terkejut selalu memandanginya dengan serius. Ryan yang pendiam hanya menundukkan kepala saja,
“ Aduhhh… kartu berobat papah ketinggalan nak.., ”
“ Ketinggalan dimana mah, biar Adisti ambil diantar Ryan, ”
“ Oh iya juga ya nak, tapi kamu nggak bakal tau tempatnya karena mama masukkan didalam lemari daripada ntar kamu salah ambil nak?, ”

Kemudian Adisti memutuskan agar Ryan mengantar aku pulang. Aku diantar Ryan dengan mobilnya yang mewah itu. Aku mengajak dia ngobrol lama banget Ryan juga menanggapi, sesekali aku pegang tangannya namun dia menghindar. Sesampainya di rumah kita berdua turun, Ryan masuk ke rumah ku. Aku sengaja pura-pura terpeleset agar Ryan menolong aku,

“ Aow.. aduuuhhh… tolongin tante nak kaki tante terkilir nih… Aow… , ” ucapku berpura-pura.
Aku kesakitan manja di hadapan pacar anakku ini, entah sejak awal bertemu aku merasa ada sinyal-sinyal gairah dia memancar. Aku ditolong Ryan, dia memijit kakiku dengan hati-hati. Padahal sebenarny tidak sakit sama sekali Cuma pengen di belai Ryan aja,
“ aahhhhh sakit Ryan ahhh… ., ”

Tanganku memegang pundak Ryan, Ryan ada dibawahku ketika itu aku memakai rok dres. Aku mencoba membuka kakiku biar terlihat celana dalamku. Aku membuka namun Ryan menghindar pandangannya terus ke kakiku sambil memijit. Aku terbawa suasana, dipijit aja aku horny seras dia memainkanku,
“ Ahhhhh… Ryan pelan sayang … Aow… sakittt, ahhhhh… .., ”
Desahan manja terus terucap dari bibirku, sambil terus memandangi Ryan sesekali mengelus rambutnya,
“ Sudah enakan tante?, ”

“ Belum sayang, pijit tante lebih dong biar tante basahhh… , ”
Aku memintanya memijit hingga aku basah dia menuruti pijitannya makin keras, aku geli banget. Aku menyuruh tangannya naik ketas,

“ Sini nak sakit banget tepat dibawah pahaku, ”
Aku mencoba mengangkang kembali. Biar Ryan bisa menumbuhkan gairahnya ketika melihatku. Ryan tetap saja dingin. Aku membuka kancing bajuku terbuka lebar, aku lepas bajuku. Ryan terkejut dan berkata,
“ Tante.. apa maksud tantee… ., ”

“ Buat tante melayang nak tante horny… , ”
Ryan terus menolak namun dia luluh ketika aku tarik bahunya mendekati wajahku. Aku ciumi mulut Ryan yang mungil itu. Aku gelamuti hingga merasakan kenikmatan. Ryan duduk dipangkuanku, aku menyuruhnya berdiri dan membuka celananya. Dia menuruti perintahku, sepertinya dia terhipnotis dengan keindahan tubuhku,

“ Telanjang nak, buat tante semakin horny sayang… .ahhhh… , ”
Ryan membuka celananya, penisnya belum tegak berdiri. Dia memandangiku kembali aku meremas-remas payudaraku sendiri bra sudah terlepas. Aku mainkan sendiri, tampak penis Ryan membesar dan semakin tegak berdiri kencang,

“ Sini nak mainin tante dong sayang, tante butuh kamu… ., ”
Ryan menirukan gayaku dia menyerbu payudaraku dengan bersemangat. Tampak gairah dia sudah keluar keringat mulai keluar karena dia grogi melihatku,

“ Ouhhhhh… ahhhh… .terus sayang… ahhhh… .remas sayang ahhhh…, ”
Semakin dia meremas semakin nikmat terus tangannya bermain , payudaraku di remas hingga aku tak kuasa,
“ Ouhhhhh… nikmat banget sayang lagi sayang ahhhh… bibirmu gunain dong cium payudara tante, emut putting tante sayang emut terus… ahhhhh… ..ryan ahhhhhh… ooouugghhhh…, ”
Aku mulai meninggi gairahku tak tertahankan desahan manja semakin keras. Kuluman Ryan enak banget outingku diputar-putar hingga aku basah. Bibirnya lidahnya terus bergoyang memainkan putingku. Putingku semakin menonjol karena diciumi lama benget,

“ Buka celana tante sayang, buka biar kamu melihat kenikmatan yang tante miliki ayo buka… , ”
Ryan membuka celanaku, memekku yang rimbun itu dielus nya. Tangannya hanya memegang vaginaku naik turun saja, nampaknya dia belum mengerti cara memuaskan wanita,
“ Sayang buka rambut-rambut yang rimbun itu, buka perlahan lihat memek tante, susuri dengan jemarimu sayang, buka lipatan demi lipatan kamu akan menemukan lubang memek tante yang sangat nikmat… ahhhhhhh…, ”

Jarinya membuka memekku, aku memegang kepalanya agar menunduk mencium memekku. Dai menciumi bahkan menjilati memekku yang basah itu. Lidahnya menjilat terus sampai aku nggak tahan,
“ Ouhhhhh… ahhhhh terus sayang kecup sayang yang lama ya ahhhhh… … akkkhhh terus nak jilat nak terussss… .ahhhhh… tante basah sayang… . Akkkhhhh… .., ”

Aku lemas dibuatnya aku tak kuasa, aku langsung berbalik posisi. Aku mengeluarkan tenaga ku , Ryan berada di bawahku aku berusaha membuatnya nikmat. Memekku aku gesek-gesekkan ke penis dia,
“ Ahhhhh… tan… ..aaaakkhhhh ahhhhh… tanteee… ahhhhh… … , ”
Dia mendesah tandanya dia merasakan kenikmatan yang aku buat. Memekku basah ujung penisnya aku gesek persis dimulut aku, sedikit demi sedikit masuk kedalam lubang kenikmatanku,
“ Sssshhh… ahhhh… … Ouhhhhh… ., ”

Aku beraksi bergoyang menggoyangkan memekku yang menancap di penis Ryan. Aku terus menggerakan memekku maju mundur sesuka hatiku. Aku bermain sangat lincah keringat bercucuran jatuh di tubuh Ryan. Goyangan ku yang keras hingga penis mentok masuk ke dalam aku merasakan kenikmatan sendiri.
Secara reflek Ryan-pun meremas payudaraku aku semakin bersemangat, horny semakin tinggi. Nafsu birahi yang kuat menguasai tubuhku,

“ Oooohhhh… ohhhh… ., ”
Ryan meremas pantatku sesekali dia menabok pantatku tandanya aku harus makin keras. Aku bergoyang sangat keras Ryan mendesah keras,

“ Ouhhhhh tan… .ooohhhh nikmattt tannnn… ooohhh… ahhhhh… … ., ”
Beberepa saat kami bersetubuh pada akhirnya kami berdua mencapai klimaks kami,
“ cccrrroooottttt… … ..crrrooooootttt… .crrooootttt… … , ”
Lendir kawinku keluar banyak banget dan Ryan sudah mengeluarkan spermanya. Hangat terasa didalam memekku, aku memeluknya erat. Sementara memekku masih menancap manis di penisnya. Tak lupa aku mengucapkan terimakasih dengan Ryan karena sudah menjadi pemuasku dikala itu. Setelah itu kita berdua bersih-bersih dan segera menuju rumah sakit kembali karena keadaan suamiku kritis. Sekian.

Thanks for reading & sharing VGIRLS.INFO

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Posting Komentar

USER ONLINE